8 Golongan Haram Bagi Mereka Wangi Surga.

Wangi Surga8 Golongan Haram Bagi Mereka Wangi Surga.
==========================
Oleh : Marzuki Anshari

Salah satu Keistimewaan Surga Adalah memiliki harum yang semerbak, dan harumnya surga Bisa dicium dari jarak 40 tahun Perjalanan seperti dalam riwayat Bukhari, bahkan dalam riwayat ibnumajah harumnya surga bisa dicium dari jarak 500 tahun perjalanan bagi hamba-hamba yang beriman dan bertaqwa.

Namun disana ada beberapa golongan manusia yang Allah haramkan bagi mereka mencium harumnya surga. jika mencium baunya saja sudah haram maka memasukinya juga lebih haram. Mereka adalah:

1. Wanita yang Membuka Aurat
Nabi Sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا
Artinya: “Dan para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berpaling dari ketaatan dan mengajak lainnya untuk mengikuti mereka, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim no. 2128)

2. Pemimpin Penipu
Nabi sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

عن مَعْقِلَ بْنَ يَسَارٍ الْمُزَنِيَّ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: مَا مِنْ عَبْدٍ يَسْتَرْعِيهِ اللهُ رَعِيَّةً يَمُوتُ يَوْمَ يَمُوتُ وَهُوَ غَاشٌّ لِرَعِيَّتِهِ إِلاَّ حَرَّمَ اللهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ.
Artinya: “Dari Ma’qil bin Yasar Al Muzanni berkata: Sesungguhnya saya pernah mendengar Rasulullah saw bersabda:Tidaklah seorang pemimpin yang Allah serahi untuk memimpin rakyatnya, ketika meninggal dalam keadaan menipu rakyatnya, melainkan Allah akan mengharamkan surga untuknya”. (HR.Bukhari-Muslim)

3. Yang Menyemir Rambutnya Dengan Warna Hitam
Nabi Sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

يكون قوم في آخر الزمان يخضبون بهذا السواد ، كحوا صل الحمام ، لا يجدون رائحة الجنة
Artinya: “Pada akhir zaman nanti akan muncul suatu kaum yang bersemir dengan warna hitam seperti tembolok merpati. Mereka itu tidak akan mencium bau surga”. (HR. Abu Dawud)

4. Wanita Yang Meminta Cerai tanpa Sebab syar’i
Nabi Sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

أَيُّمَا امْرَأَةٍ سَأَلَتْ زَوْجَهَا الطَّلَاقَ فِي غَيْرِ مَا بَأْسٍ فَحَرَامٌ عَلَيْهَا رَائِحَةُ الجَنَّةِ
Artinya: “Wanita mana saja yang meminta talak kepada suaminya tanpa ada alasan (yang dibenarkan oleh syar’i), maka haram baginya mencium wangi Surga.” {Hadits shahih. Riwayat Abu Dawud (no. 2226), Tirmidzi (no. 1187), Ibnu Majah (no. 2055)}

5. Yang menuntut ilmu agama untuk mencari dunia
Nabi sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَنْ تَعَلَّمَ عِلْمًا مِمَّا يُبْتَغَى بِهِ وَجْهُ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ لاَ يَتَعَلَّمُهُ إِلاَّ لِيُصِيبَ بِهِ عَرَضًا مِنَ الدُّنْيَا لَمْ يَجِدْ عَرْفَ الْجَنَّةِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Artinya: “Barangsiapa yang menutut ilmu yang sebenarnya harus ditujukan hanya untuk mengharap wajah Allah, namunia mempelajarinya hanya untuk meraih tujuan duniawi, maka ia tidak akan pernah mencium bau surga pada hari kiamat nanti” (HR. Abu Daud no. 3664, Ibnu Majah no. 252 dan Ahmad 2: 338)

6. Pembunuh kafir dzimmi
Nabi sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

مَنْ قَتَلَ قَتِيلًا مِنْ أَهْلِ الذِّمَّةِ لَمْ يَجِدْ رِيحَ الْجَنَّةِ وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ أَرْبَعِينَ عَامًا
Artinya: “Barangsiapa membunuh seorang kafir dzimmi, maka dia tidak akan mencium bau surga. Padahal sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan empat puluh tahun. ” (HR. An Nasa’i)

7. Pembunuh kafir mu’ahad
Nabi sallallah ‘alaihi wasallam bersabda:

مَنْ قَتَلَ مُعَاهَدًا لَمْ يَرَحْ رَائِحَةَ الْجَنَّةِ ، وَإِنَّ رِيحَهَا تُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ أَرْبَعِينَ عاما
“Siapa yang membunuh kafir mu’ahad ia tidak akan mencium bau surga. Padahal sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan empat puluh tahun.” (HR. Bukhari no. 3166)

8. Pengubah Nasab Keturunan
Nabi Sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

من ادعى إلى غير أبيه، لم يرح رائحة الجنة وإن ريحها توجد من مسيرة خمسمائة عام)).اخرجه ابن ماجه
“siapa yang mengubah nama ayah atau keturunannya dan mendakwa selain ayahnya yang sebenar tidak mencium bau syurga. Sesungguhnya bauan syurga itu boleh dicium sejauh perjalanan 500 tahun”. (HR. Ibn Majah)

itulah delapan golongan yang Allah haramkan bagi mereka mencium wanginya surga, kita memohon kepada Allah ta’ala agar tidak menjadikan kita termasuk bagian dari delapan golongan tersebut. amien.

Tags: